Close



Waktunya aku melupakan orang-orang yang telah menghianatiku, membuang semua kenangan-kenangan dengan mereka semua.  Memang kenangan itu sulit untuk dihapus, tapi tinggal kitanya/saya ajah yang harus bisa melupakan mereka yang sudah sempat menumpang dihatiku. Seiring waktunya berjalan rasa sayang kepada mereka sudah hilang satu demi persatu, mulai bangkit dari rasa sakit melihat dia dengan wanita lain, merasa sedih setiap kali Dia berpegangan tangan dengan wanita itu cukup,  aku yang merasa diPHP in.
     Akhirnya akupun seperti teman-teman pada umumnya, mungkin tidak mau dekat dulu dengan laki-laki/pria mana pun, tiba-tiba pria ini mendekat dan membuat aku merasa nyaman, walau umur kami memang cukup jauh, setiap kali dia mendekat pada-ku aku merasa deg-degkan merasa kalo aku memang sedang jatuh cinta, aku binggung harus cerita kepada siapa? Tentang perasaan ini! dan akhirnya aku menceritakan dengan kakak tentang perasaan ini awalnya malu untuk menceritakanya karena aku bilang tidak memikirkan pria mana pun, tapi hati ini selalu tak tahan untuk menceritakan perasaan ini.  Kakak pun bertanya kepada ku dan akhirnya aku menceritakan semuanya itu “ kalau aku suka padanya, entah saat dia mendekat pada ku, bahkan aku tak sanggup menatap matanya yang memang membuat ku harus membuang ke pandangan lain” dan saat aku menceritakan pada kakak ku aku merasa lega sangat lega. Bahkan temanku pun tahu kalo aku sedang suka pada orang lain (itu dia). Dan akhirnya akupun menceritakanya, walau sedikit agak deg-degkan tapi teman saya pun mendukung yang terbaik, di banding saya selalu menangis, dan teman saya cape mendengarkan ocehan saya, akhirnya teman sayapun merestuinya. Suatu ketika ada sebuah gosip bahwa dia masih berhubungan dengan mantanya, memang awalnya aku merasa tegar/kuat tapi lama kelamaan rasa sakit dan perih itupun timbul.
     Saat aku berusaha menjauh tapi aku selalu ingin mendekat, bahkan jarak pun sulit untuk memisahkan rasa sayang ini padanya, aku ingin mundur, tapi tak bisa rasanya ingin mendekat  bahkan begituh dekat sampai orang yang memisahkan nya sulit, pikiran,hati,jiwa pun begituh dekat dengan bayangan mu, rasanya ingin menggenggam tanganmu tapi tak bisa. Orang berkata “Karena jarak hanya sebuah kata yang dibuat oleh seorang yang takut tuk mendekat”.  Aku tak kan mundur, tak kan meminta jarak, aku ingin kau mendekat dan tetap tenang saat kau tersenyum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BROKEN HEART

Masa Paling Berharga

Kecewa