Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

3 Kita

Kalau itu ada lembaran kertas, Mulai tertulis mulai tergambar ... Banyolan tak bermakna, tak pernah selesai Senda,gurau setiap detik menit ... Lembar kertas tak akan kenal tinta tanpa gores... Wajah beda takan kenal wajah baru ... Titik, koma bahkan tanda tanya! Berisik... (celotehan para fans) hahaha 3 kita ... 3 kata ... 3 usia ... (hmmm) Waktu, serasa tak adil, memaksa 3 tali lepas sementara, Menguntai tawa aneh. Obrolan konyol ... Waktu, bisahkah 3 kita tetap erat saat anggan, Membawa batas ruang nanti? (sedih) 3 kata, merindu seolah hubungan batin membuat risau ...     Saatnya, sudah akan melepas ikatan perlahan. Melangkalah, dunia menanti 3 kita berbaur Bahu,tangan,mata bahkan hati, Dan kata angganku, anggan mu, Dan kita adalah mimpi yang melepas memori di ruang rapat, penuh senduh pisah ....                      ...

Kertas Tak Bernyawa

Gambar
Nuansa ponggah menutup jalur Semi dibalik gugur ... Nadi serasa terhenti ketika bergurau Seolah nyata berkilas Hahahahaha Warna apa diwajah? Pasti cermin hari selalu bertanya... (Tertawa sendiri ) Tanpa saja, kata berlapis ... Hilang saja sinis mengumam... Stttttt ... Satu saja yang tahu Jangan banyak, takut terkabar Kabar semarak Tak layar warna tak layar kertas... Hmmm pilih yang menoreh juang atau menoreh kenangan berwarna? (garu kepala) Hmmm ... Layar kertas itu putih, tapi berwarna nyentrik... Kertas ini selalu terisi kertas Kertas ini selalu menunggu   , Kertas ini selalu mengusik tawa didalam ceriaku Kertas tak bernyawa, namun hidup lukis mimpi ... Mimpi saat pagi ada tanda Sang roman di buku harian     Kertas tak bernyawa memulai degup tanpa bicara, Kertas bersuara, membuat malu saat terbayang Ku tulis saja disini , walau rona Rona pelangi setiap hari ku rangkai... Bahagianya saat...

Close

Gambar
Waktunya aku melupakan orang-orang yang telah menghianatiku, membuang semua kenangan-kenangan dengan mereka semua.  Memang kenangan itu sulit untuk dihapus, tapi tinggal kitanya/saya ajah yang harus bisa melupakan mereka yang sudah sempat menumpang dihatiku. Seiring waktunya berjalan rasa sayang kepada mereka sudah hilang satu demi persatu, mulai bangkit dari rasa sakit melihat dia dengan wanita lain, merasa sedih setiap kali Dia berpegangan tangan dengan wanita itu cukup,  aku yang merasa diPHP in.        Akhirnya akupun seperti teman-teman pada umumnya, mungkin tidak mau dekat dulu dengan laki-laki/pria mana pun, tiba-tiba pria ini mendekat dan membuat aku merasa nyaman, walau umur kami memang cukup jauh, setiap kali dia mendekat pada-ku aku merasa deg-degkan merasa kalo aku memang sedang jatuh cinta, aku binggung harus cerita kepada siapa? Tentang perasaan ini! dan akhirnya aku menceritakan dengan kakak tentang perasaan ini awalnya malu untuk me...