Cinta Yang Hilang
Hai guys … udah lama banget gua ga buka blogger
lagi . Kali ini dengan cerita yang berbeda yang jelas tentang ‘cowo kumis tipis
atau kita sebut Mas G’. Kalo diinget-inget suka kebayang ajah. Bermula dari
kata Natal, ya menurut gua natal adalah masa paling berkesan buat gua,
sebelumnya gua mau cerita kronologi gua suka ama Mas G dulu ya dari jaman kecil.
Setelah sikian lama Kutak bertemu dengan dia awalnya gua dulu satu SD dengan
dia disekolah katolik saat itu gua kelas
3 SD dia Kelas 6 SD, setelah kenakian kelas gua dipindahkan orang tua gua ke
sekolah Negeri.
Awal mulanya gua bisa suka sama Mas G ya karna dia pernah nyenggol gua sampai jatuh
gara-gara dia bercanda sama temennya. Awalnya gua cukup kesal dan merasa sakit di tangan karena lecet
akibat dorongan yang keras udah gituh
tas sekolah gua juga berat akibat buku-buku pelajaran yang sebenarnya ga pernah
gua baca, tanpa bas abasi Mas G langsung menolong saya dan kata-kata yang
teringat adalah “maaf ya de, temen aku iseng banget” dan saat itu juga mata ku
langsung tertuju padanya dan bilang “iya kak ga apa-apa” setelah itu gua pergi
ke gerbang sekolah dan di jemput oleh my Mom, tiba-tiba My Mom betanya “tangan kamu
kenapa luka”, ya gua bilang “tadi bercanda sama teman” lanjut pulang menuju rumah.
Kalo di inget-inget itu adalah momen kejadian terlucu kenapa bisa langsung suka
aneh bukan. Tak terasa dia lulus kelas 6 dan gua pindah sekolah setelah itu gua
bertemu dengan dirinya.
Setelah lama tak bertemu dengan dirinya tiba-tiba
gua bertemu dengan dirinya, seperti mimpi dalam hati ku bertanya “ah seriyus,
aku ketemu dia lagi, tapi ketemu di gereja yang sama” tanpa gua sadari ternyata
gua satu gereja dengan Mas G, seneng banget ga focus pokonya. Ku piker dia
duduk sendiri saat itu setelah melihat kesampingnya dia duduk dengan seorang wanita
entah itu pacarnya atau hanya teman saja, raud wajah ku cemberut kupikir wanita
yang bersama dia cantik ternyata tidak. Hari terus berlajut tiba saatnya hari
minggu jadwal kita beribadah, ya walau pun saat itu galau gara-gara Mas G ada
cewe tiba-tiba ada seorang pria yang
ganteng rupawan lewat di depan ku, aku pikir itu Mas G ternya setelah aku
perhatikan dia berbeda setiap kali hari minggu sebut saja dia “sepatu coklat”,
saat itu dia duduk diposisi paling depan istilahnya dia anak mis dinar, saat
itu aku harus bersalam damai saat itu juga aku merasakan bahwa tangannya halus
sekali dan mukanya mirip sekali dengan Mas G. Sayangnya dia jutek sekali, anehnya
gua jadi sering gereja cuman pingin lihat sepatu coklat ya walaupun sedikit
jutek dan tiba-tiba dia tersenyum sumpah saat itu sedikit agak syok kok bisa ya
dia cowo dingin tersenyum begituh manis sekali, maaf Mas G saya berpaling dulu
ke Mas sepatu coklat, setelah 1 tahun saya mengaguminya saat itu gua kelas 5 SD saat itu juga dia
menghiang dan samapai detik ini Kutak bertemu dirinya.
Saat Mas sepatu coklat dan Mas G menghilang,
ada sosok pria penganti yang kusukai saat itu kira-kira kelas 5 saat itu gua
udah mulai ngefans sama sih MY Love JUSTIN BIEBER. Saat itu Justin Bieber
lagi ngebuming banget, tiba-tiba laki-laki yang bergaya seperti Justin
Bieber datang, model gaya rambutnya,
sepatunya, kalungnya, semua serba Justin pokonya miriplah (anak orang kaya).
Dan dari situ gua mulai suka padanya, jangan heran ya pas bacanya Namanya juga
bocah apa yang cakep dia mah suka-suka ajah bisa matanya dari kecil udah
jelalatan. Setelah beberapa lama saya menukai laki-laki ini sebut saja mas
kodok sedikit agak membosankan, dan kurang menarik. Dan gua memutukkan untuk tetap menyukasi Mas G.
Tanpa terasa saya sudah SMP, saat itu lingkungan
menyuruh saya untuk bertugas membawa lilin di acara malam natal, awalnya gua males
ajah dan itu latihan pertama juga biasa saja, samapi hari kesokannya dari
kejahuan saya melihat ada sosok laki-laki yang tak asing buat gua tiba-tiba Mas
G datang, tiba-tiba saja jantung gua berdegum kencang deg… deg gua menjadi
salah tingkah seperti kaku dan tidak berani melihat matanya. Dan saat itu juga
seneng akhirnya gua mendapatkan temen untuk menggobrol, tanpa segaja gua
mendengar kakak perempuan itu mengejek cowo yang kumis tipis-tipis itu jelek ya
dalam hati gua “aneh banget, cakep sumpah” tapi gua ga peduli tetep gua
perhatiin ajah terus. Sampai hari ke 7
latihan aku masih bisa dikasih kesempatan untuk memandang wajahnya saatnya
malam yang ditungg yaitu, malam natal tiba aku bersampingan dengan dirinya dan
rasanya deg deg-an jantuk tak tertolok terus berdeggup kencang banget muka pun
sedikit merah, kerigat dingin pokonya campur aduk dah, rasanya ingin salto
segala macam pokonya. Sampai saat itu gua masih kepikira dan ga nyangka malam
natal gua harus bersalaman dengan Mas G, rasanya ingin ku nyatakan perasaan,
tapi terujuk kaku bahkan rasanya tak mau cuci tangan, setelah acara malam natal
kelar tiba-tiba dia menghilang seperti biasa menghilang secara tiba-tiba.
Masih terus Ku tunggu Mas G hadir, tapi dia tidak
pernah terlihat. Sampai ku beranjak SMA semester awal alisan kelas 10, malam
natal bisanya gua ga berpikir akan bertemu dengan Mas G tiba-tiba jantung gua
kok deg deg kan ga jelas etah kenapa ternyata tanpa gua sadari dia duduk di
depan ku, bodohnya gua ga peka kalo dia duduk di depan gua, samapi tiba di
momen salam damai pas dia berbalik memberi tanganya terlebih dahulu lalu
tersenyum (asli kaya didrama), tanpa bas abasi gua juga mulai menjulurkan
tangan dan tersenyum. Rasanya udah kaya mau gila ajah mau teriak, tapi posisi
kalo banyak tingkah nanti gua diomelin lagi ama My Mom dan Papap alhasil gua
salting dalam hati. Sampai-sampai gua berdoa “Tuhan gua seneng banget , makasih
Tuhan, tau ajah kalo aku kangen Mas G”. Setelah ibadah gereja sudah selesai
rasanya saya tidak ingin melepas Mas G begituh merindukannya harus kah menunggu
momen atau perayaan besar baru bertemu dengan dia, aku takut dia pergi kenapa
sebentar banget sambal bertanya dalam hati. Tiba-tiba kakak gua menarik tangan
gua lalu menyuuh gua untuk pulang. Tanggal 25 Desember kami satu keluarga
termasuk keluarga kakak gua kita gereja bersama, ya memang malam natalnya gua udah
seneng banget ya ketemu Mas G, tanpa gua sangka ternya Mas G gereja Tuhan tau
kalo gua masih merindukan Mas G, samapi mulai ibadah dan pulang pun Mataku
hanya tertuju pada Mas G bahkan aku berdoa supaya aku dipertemukan lagi entah
kapan pun atau bertahun-tahun menunggunya, dan bisa bersamanya itu saja. Setelah
beberapa tahun tak melihat wajahnya, tuhan mempertemukan aku di bulan maret
saat acara kamis putih, jumat agung, sabtu suci, dan paskah. Rasanya senang banget
4 hari berturut turut ku melihat Mas G, kadang dia berugas di lingkungannya,
kadang juga tidak, intinya aku terus terus melihat dia, yah seperti biasa sampai
pada akhirnya Kutak melihat Mas G di gereja lagi.
Komentar
Posting Komentar